Tampilkan postingan dengan label OBESITAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OBESITAS. Tampilkan semua postingan

Obesitas Pada Anak

Blog Dokter - Menurut penelitian yang dilakukan Rumah Sakit Anak Mott Poll Nasional Kesehatan Anak, Universitas Michigan, AS, obesitas adalah masalah kesehatan yang paling penting bagi anak-anak pada tahun 2008.

Dari penelitian tersebut, ditemukan faktor terbesar yang membuat anak kelebihan berat badan adalah gaya hidup tidak sehat. Seperti, tidak memperhatikan asupan makanan, dan tidak mendapatkan anak-anak secara aktif terlibat.

Karena itu, perubahan gaya hidup anak-anak di rumah. Agar penyakit yang disebabkan oleh obesitas tidak berhenti di tubuh bayi Anda.

Undang bergerak
Membuat anak Anda melakukan banyak aktivitas fisik. Setidaknya dalam sehari ia harus bergerak selama 60 menit. Berpartisipasi dalam olahraga seperti basket, karate atau berenang bisa menjadi alternatif. Selain anak Anda dapat bekerja keluar, dia akan mendapatkan teman baru dan semangat sportivitas asuh.

Rancangalah permainan di luar ruangan. Seperti bersepeda atau bermain bola. Kegiatan sehingga sedikit lebih terbuka.

Buah dan sayur saham

Memperluas penyimpanan buah dan sayuran dalam lemari es. Jadi, ketika anak Anda untuk ngemil, dia akan makan buah. Jangan lupa untuk selalu selipkan sayuran bayi Anda dalam menu. Sayuran dan buah-buahan akan memberikan banyak asupan vitamin alami pada tubuh bayi Anda.

Jangan memberikan banyak camilan manis seperti permen dan coklat di rumah. Makanan manis akan membuat kecanduan. Mengganti persediaan minuman ringan dengan air mineral, susu segar dan jus buah.

Batasi waktu di depan TV dan komputer.
Jangan biarkan anak Anda menonton televisi terlalu banyak atau bermain game komputer. Batasi hanya maksimal 2 jam per hari. Terlalu banyak menonton atau bermaian komputer membuat anak malas untuk aktivitas fisik dan dapat menyebabkan obesitas.

Tidak menempatkan televisi di kamar. Dengan televisi di ruangan untuk membuat anak lebih untuk menonton sambil berbaring. Tentu saja bisa menyebabkan obesitas.

Sarapan setiap hari.
Dengan sarapan membuat anak Anda merasa kenyang dan merasa seperti ngemil berkurang. Untuk itu, Anda tidak boleh melewatkan sarapan. Buatlah menu sarapan yang mengandung komposisi lengkap, baik protein, karbohidrat, dan vitamin.

Biasakan makan di rumah.
Buatlah anak Anda puas sebelum ke luar rumah. Misalnya, sebelum perjalanan ke mal. Jadi dia tidak tertarik untuk makan camilan. Makanan di rumah di samping bersih sehat juga. Anda juga dapat mengontrol makanan bayi.

Berikan pujian
Jika anak Anda kehilangan berat badan penghargaan hibah dalam bentuk pelukan dan ciuman. Anda harus pendukungnya terbesar. Mengembangkan kesehatan fisik dia adalah harta yang berharga.

Leptin : harapan baru untuk obesitas...

Tahun 1994, suatu gen penyebab kegemukan ditemukan pada tikus yg gemuk secara genetik. Gen merupakan bagian kromosom dan merupakan kode produksi protein pada mamalia. Protein yang dihasilkan dinamakan Leptin berasal dari bahasa Yunani (leptos) yang artinya kurus. Pada tikus mutasi dari gen ini akan menyebabkan menurunnya produksi leptin sehingga menyebabkan obesitas. Jika leptin diberikan pada tikus2 ini maka, maka nafsu makannya menurun, metabolisme/pembakaran meningkat dan mengalami penurunan berat badan yang bermakna. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah leptin akan memberikan efek yang sama pada manusia?

Dalam suatu penelitian oleh Considine dkk pada tahun 1996 didapatkan hasil yang mengejutkan, dimana kadar leptin pada manusia yang obes justru 4 kali lebih tinggi dibandingkan pada orang dengan berat badan yang normal. Jika berat badan diturunkan 10% dari berat normal, maka kadar serum leptinnya justru menurun rata-rata 55%.

Jika obesitas pada manusia berhubungan dengan kadar leptin maka, secara teori obesitas dapat diobati dengan leptin. Nyatanya obesitas pada manusia melibatkan mekanisme yang sangat yang kompleks, dan bukannya berhubungan dengan rendahnya kadar leptin saja. Penelitian terbaru memperlihatkan hasil yang memberikan harapan baru, dengan leptin dosis tinggi dapat menurunkan berat badan individu yang obes.

Sudah diketahui bahwa kelainan pada suatu daerah diotak yang dinamakan hypothalamus kadang2 berhubungan dengan obesitas yang berat. Hypothalamus menghasilkan neuropeptida Y yang merangsang asupan makan terutama karbohidrat dan menstimulasi keluarnya insulin dan kortisol sehingga menyebabkan penumpukan lemak.

Ketika tikus obes (genetik) diberi leptin, kadar neuropeptida Y menurun secara drastis dan menyebabkan terjadinya penurunan berat badan. Penelitian lebih lanjut tentang leptin dan neuropeptida Y ini masih terus berlangsung.

BIG IS BEAUTIFULL ?

Masih ingat gambar ini kan? Manuel Uribe 42 tahun asal mexico tahun 2006 dikukuhkan oleh Guiness Book sebagai manusia terberat didunia dengan berat sekitar 1200 pound (600kg).

Sekarang sedang menjalani diet tinggi protein rendah karbohidrat dan sedang berusaha untuk memecahkan rekor diet sebelumnya oleh Rosalie Bradford asal AS tahun 1990 yang berhasil mengurangi beratnya. Rosalie memiliki bobot maksimal 544 kg tahun 1987. Berhasil menurunkan BB nya sebanyak 317 kg. Meninggal dunia tahun 2006 pada usia 63 tahun.

Uribe sekarang berbobot 400 kg. Berhasil mengurangi beratnya lk 200 kg. Targetnya tahun 2010 ini rekor tersebut bisa dipecahkan.

Obesitas yang dialami oleh Uribe dan Bradfort bukan seperti obesitas pada umumnya, melainkan obesitas yang dikenal dengan istilah : Morbid Obesity yang sampai hari ini masih belum bisa dijelaskan. Diduga akibat kombinasi dari berbagai faktor seperti : brain chemistry, genetic mutation, addiction, psychological pain atau an-unhappy membuat kelainan ini menjadi misteri.